12 Rekomendasi Printer Infus Dibawah 1 Juta Terbaik 2026

Diposting pada

Printer infus yang juga dikenal sebagai printer dengan sistem tangki tinta (Continuous Ink Supply System/CISS), memungkinkan pengguna untuk mengisi ulang tinta langsung dari botolnya, bukan melalui kartrid yang mahal. Hal ini secara signifikan menurunkan biaya operasional pencetakan per halaman.

Artikel ini akan mengulas secara mendalam 12 rekomendasi printer infus terbaik yang bisa Anda dapatkan dengan harga di bawah 1 juta Rupiah di Indonesia pada tahun 2026.

Tabel Perbandingan Singkat Printer Infus Dibawah 1 Juta

Berikut adalah gambaran singkat mengenai beberapa printer infus populer yang masuk dalam kategori harga di bawah 1 juta Rupiah. Perlu diingat bahwa harga dapat bervariasi tergantung toko, promo, dan wilayah.

Nama Printer (Contoh)Tipe PrinterFungsi UtamaResolusi Cetak (Maks)Kecepatan Cetak (ppm)KonektivitasPerkiraan Harga
Epson L121Ink Tank (Infus)Print1440 x 720 dpi9 ipm (hitam), 5 ipm (warna)USBRp 900.000 – Rp 1.100.000
Canon Pixma G1020Ink Tank (Infus)Print4800 x 1200 dpi9 ipm (hitam), 5 ipm (warna)USBRp 950.000 – Rp 1.200.000
HP Ink Tank 115Ink Tank (Infus)Print4800 x 1200 dpi19 ppm (hitam), 15 ppm (warna)USBRp 900.000 – Rp 1.100.000
Brother DCP-T420W (Kadang di bawah 1 Juta saat promo)Ink Tank (Infus)Print, Scan, Copy1200 x 6000 dpi16 ipm (hitam), 9 ipm (warna)USB, Wi-FiRp 1.300.000 – Rp 1.600.000 (Harga Normal)

Rekomendasi Printer Infus Terbaik Dibawah 1 Juta

Memilih printer infus di bawah 1 juta Rupiah memang membutuhkan ketelitian. Kami telah merangkum beberapa pilihan terbaik yang menawarkan keseimbangan antara harga, performa, dan efisiensi biaya cetak. Tabel di bawah ini menyajikan spesifikasi kunci untuk membantu Anda membandingkan:

Tabel Spesifikasi Printer

Tabel 1: Spesifikasi Dasar

Merk & ModelTipe PrinterFungsiResolusi Cetak (Maks)Teknologi CetakJumlah Tinta
Epson EcoTank L121Ink Tank (All-in-One)Print1440 x 720 dpiMicro Piezo4 Warna (Black, Cyan, Magenta, Yellow)
Canon PIXMA G1020Ink Tank (Single Function)Print4800 x 1200 dpiFINE Cartridge System4 Warna (Black, Cyan, Magenta, Yellow)
HP Ink Tank 115Ink Tank (Single Function)Print4800 x 1200 dpiHP Thermal Inkjet4 Warna (Black, Cyan, Magenta, Yellow)
Canon PIXMA G2020Ink Tank (All-in-One)Print, Scan, Copy4800 x 1200 dpiFINE Cartridge System4 Warna (Black, Cyan, Magenta, Yellow)
Epson EcoTank L3210Ink Tank (All-in-One)Print, Scan, Copy5760 x 1440 dpiMicro Piezo4 Warna (Black, Cyan, Magenta, Yellow)
HP Smart Tank 515 (Kadang di bawah 1 Juta saat promo)Ink Tank (All-in-One)Print, Scan, Copy1200 x 1200 dpiHP Thermal Inkjet4 Warna (Black, Cyan, Magenta, Yellow)
Brother DCP-T420W (Kadang di bawah 1 Juta saat promo)Ink Tank (All-in-One)Print, Scan, Copy1200 x 6000 dpiInkjet4 Warna (Black, Cyan, Magenta, Yellow)
Sinar Tech ST-2000 (Contoh Merk Lokal)Ink Tank (Single Function)Print1440 x 720 dpiInkjet4 Warna (Black, Cyan, Magenta, Yellow)
Bukan Printer Infus Merek Besar tapi Ada yang Modifikasi (Perlu Hati-hati)Modifikasi InfusTergantung Printer AsalVariatifVariatifVariatif
Printer Laser Bekas yang Dimodifikasi (Jarang, Risiko Tinggi)Modifikasi Laser InfusPrintVariatifLaserToner

Tabel 2: Performa dan Konektivitas

Merek & ModelKecepatan Cetak (ppm) – ISO StandardDuplex PrintingKonektivitasKapasitas Kertas (Maks)Perkiraan Harga (di bawah 1 Juta)
Epson EcoTank L1219 ipm (Hitam), 5 ipm (Warna)ManualUSB100 lembar~ Rp 950.000
Canon PIXMA G10209 ipm (Hitam), 5 ipm (Warna)ManualUSB100 lembar~ Rp 1.000.000
HP Ink Tank 11519 ppm (Hitam), 15 ppm (Warna)ManualUSB60 lembar~ Rp 980.000
Canon PIXMA G20209 ipm (Hitam), 5 ipm (Warna)ManualUSB100 lembar~ Rp 1.200.000 (biasanya sedikit di atas 1 juta, tapi layak dipertimbangkan jika ada promo)
Epson EcoTank L321010 ipm (Hitam), 5 ipm (Warna)ManualUSB100 lembar~ Rp 1.250.000 (biasanya sedikit di atas 1 juta, tapi layak dipertimbangkan jika ada promo)
HP Smart Tank 51511 ppm (Hitam), 5 ppm (Warna)ManualUSB, Wi-Fi100 lembar~ Rp 1.600.000 (Harga Normal, perlu cari promo di bawah 1 Juta)
Brother DCP-T420W16 ipm (Hitam), 9 ipm (Warna)ManualUSB, Wi-Fi150 lembar~ Rp 1.600.000 (Harga Normal, perlu cari promo di bawah 1 Juta)
Sinar Tech ST-2000~ 20 ppm (Hitam), ~ 15 ppm (Warna) (Kecepatan bervariasi)ManualUSB100 lembar~ Rp 800.000 – Rp 950.000
Printer Modifikasi Non-BrandVariatifManualUSB (Umumnya)Variatif~ Rp 600.000 – Rp 900.000
Printer Bekas ModifikasiVariatifVariatifVariatifVariatif~ Rp 400.000 – Rp 700.000

Kelebihan, Kekurangan, dan Cocok Untuk

Setiap printer memiliki karakteristik uniknya sendiri. Memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing model serta target pengguna ideal akan sangat membantu Anda dalam membuat keputusan yang tepat.

1. Epson EcoTank L121 / L3210

Rekomendasi Printer

Sumber:Website Epson

Kelebihan: Printer Epson dikenal dengan teknologi Micro Piezo yang menghasilkan cetakan berkualitas tinggi, terutama untuk foto dan grafis. Kualitas cetak gambar sangat baik, warna akurat dan detail. Konsumsi tinta relatif irit. Model L3210 bahkan sudah multifungsi (Print, Scan, Copy) dan memiliki resolusi cetak yang lebih tinggi.

Kekurangan: Kecepatan cetak teks hitam pada model L121 tergolong standar, tidak secepat beberapa pesaingnya. Biaya awal pembelian printer mungkin sedikit di atas batas 1 juta untuk model L3210 jika tidak ada promo. Kualitas print warna pada kertas biasa mungkin belum sejelas pada kertas foto.

Cocok Untuk: Mahasiswa, pelajar, kantor rumah (home office) skala kecil, dan individu yang sering mencetak dokumen berwarna, tugas sekolah/kuliah, atau bahkan foto dengan kualitas yang baik dan biaya operasional yang terjangkau. L3210 sangat direkomendasikan jika Anda membutuhkan fungsi scan dan copy.

2. Canon PIXMA G1020 / G2020

Sumber:Freepik

Kelebihan: Canon PIXMA G series terkenal dengan hasil cetak foto yang sangat baik, warnanya cenderung lebih cerah dan natural. Resolusi cetaknya tinggi, ideal untuk dokumen yang membutuhkan ketajaman detail. Model G2020 adalah multifungsi (Print, Scan, Copy). Penggunaan tinta Canon juga dikenal hemat.

Kekurangan: Kecepatan cetak untuk teks hitam pada kedua model ini standar, tidak luar biasa cepat. Harga G2020 seringkali sedikit di atas 1 juta Rupiah. Desain tangki tinta yang terintegrasi mungkin kurang fleksibel bagi sebagian orang dibandingkan model dengan tangki eksternal.

Cocok Untuk: Pengguna yang memprioritaskan kualitas cetak foto dan grafis, desainer grafis pemula, kantor rumah yang membutuhkan dokumen berwarna berkualitas, serta pengguna rumahan yang menginginkan printer multifungsi (G2020) dengan hasil cetak yang memuaskan.

3. HP Ink Tank 115 / HP Smart Tank 515

Kelebihan: Keunggulan utama HP Ink Tank adalah kecepatan cetaknya yang relatif lebih tinggi dibandingkan beberapa pesaingnya, terutama untuk dokumen teks hitam. Model Smart Tank 515 menawarkan konektivitas Wi-Fi yang sangat praktis untuk mencetak dari smartphone atau laptop tanpa kabel. Desainnya ringkas dan modern.

Kekurangan: Kualitas cetak foto mungkin tidak setajam Epson atau Canon pada detail tertentu, namun sudah sangat baik untuk penggunaan umum. Harga Smart Tank 515 biasanya di atas 1 juta Rupiah, sehingga perlu mencari promo.

Cocok Untuk: Pengguna rumahan atau kantor skala kecil yang membutuhkan kecepatan cetak tinggi untuk dokumen teks, serta bagi mereka yang menghargai kemudahan konektivitas nirkabel (Wi-Fi) pada model Smart Tank 515. Cocok juga untuk mencetak laporan, surat, atau materi presentasi.

4. Brother DCP-T420W

Sumber:Website Brother

Kelebihan: Brother dikenal dengan daya tahan dan keandalannya. Printer ini multifungsi (Print, Scan, Copy) dan dilengkapi konektivitas Wi-Fi. Kecepatan cetaknya juga sangat baik untuk kelasnya, dan kapasitas kertasnya lebih besar (150 lembar).

Kekurangan: Harganya cenderung paling tinggi di antara rekomendasi printer di bawah 1 juta (meskipun terkadang ada promo yang membuatnya masuk kisaran tersebut). Kualitas cetak foto, meskipun baik, mungkin tidak menonjol Canon atau Epson.

Cocok Untuk: Pengguna yang membutuhkan printer multifungsi yang andal, cepat, dan memiliki konektivitas nirkabel. Sangat cocok untuk lingkungan perkantoran kecil, rumah yang sibuk, atau pengguna yang mencetak dalam volume lumayan banyak.

5. Printer Infus Merk Lokal / Modifikasi (Contoh: Sinar Tech ST-2000)

Sumber:Pixabay

Kelebihan: Harga menjadi daya tarik utama, seringkali jauh di bawah printer bermerek besar. Performa cetak biasanya cukup memadai untuk kebutuhan dasar. Beberapa model multifungsi juga tersedia dengan harga terjangkau.

Kekurangan: Kualitas cetak, daya tahan komponen, ketersediaan suku cadang, dan dukungan purna jual bisa menjadi pertanyaan besar. Garansi mungkin terbatas atau tidak selengkap merek besar. Kecepatan dan resolusi cetak umumnya standar.

Cocok Untuk: Pengguna dengan anggaran sangat ketat yang hanya membutuhkan fungsi cetak dasar, tidak terlalu menuntut kualitas cetak premium, dan siap mengambil risiko terkait daya tahan atau dukungan. Cocok untuk penggunaan sangat ringan atau sebagai printer cadangan.

6. Printer Bekas yang Dimodifikasi Infus

Kelebihan: Harga paling murah, bisa mendapatkan printer dengan fungsi lengkap (jika printer aslinya multifungsi) dengan biaya minimal.

Kekurangan: Risiko paling tinggi. Kualitas hasil cetak, daya tahan printer, dan garansi sangat tidak pasti. Ada kemungkinan komponen sudah aus atau rusak. Modifikasi yang dilakukan tidak selalu sempurna, bisa menyebabkan masalah tinta atau kualitas cetak.

Cocok Untuk: Pengguna yang benar-benar memiliki anggaran sangat terbatas, memahami risiko yang ada, dan bersedia melakukan perawatan ekstra. Cocok untuk penggunaan yang sangat jarang dan tidak kritis.

Perbandingan Biaya Cetak Printer Infus

Salah satu keunggulan utama printer infus adalah efisiensi biaya cetaknya dibandingkan printer kartrid konvensional. Mari kita lihat perbandingannya:

Estimasi Cetak per Botol Tinta

Botol tinta printer infus biasanya berkapasitas 70 ml atau 100 ml. Masing-masing botol tinta (terutama tinta original) dirancang untuk mencetak ribuan halaman.

Epson (botol 70 ml): Tinta hitam dapat mencetak hingga 4.500 halaman, tinta warna hingga 7.500 halaman (berdasarkan standar ISO/IEC 24711).

Canon (botol 60 ml/135ml): Botol hitam 135 ml bisa mencapai 7.000 halaman, botol warna (set) 60 ml bisa mencapai 3.200 halaman (berdasarkan standar ISO/IEC 24711).

HP (botol 80 ml/135ml): Botol hitam 135 ml bisa mencapai 6.000 halaman, botol warna (set) 80 ml bisa mencapai 8.000 halaman (berdasarkan standar ISO/IEC 24711).

Catatan: Angka ini adalah estimasi standar ISO. Penggunaan riil dapat bervariasi tergantung pada jenis dokumen, kualitas cetak yang dipilih, dan pengaturan printer.

Biaya Cetak per Halaman

Dengan estimasi di atas, mari kita hitung perkiraan biaya cetak per halaman (menggunakan harga tinta original per botol di Indonesia):

Tinta Hitam Epson (70 ml): Sekitar Rp 80.000 – Rp 100.000. Biaya per halaman = (Rp 90.000 / 4.500 halaman) = ~ Rp 20 per halaman.

Tinta Warna Epson (70 ml per warna): Sekitar Rp 80.000 – Rp 100.000 per warna. Jika menggunakan set 3 warna untuk menghitung cetak warna campuran, misalnya 3 x Rp 90.000 = Rp 270.000. Biaya per halaman warna = (Rp 270.000 / 7.500 halaman) = ~ Rp 36 per halaman warna.

Tinta Hitam Canon (135 ml): Sekitar Rp 140.000 – Rp 170.000. Biaya per halaman = (Rp 155.000 / 7.000 halaman) = ~ Rp 22 per halaman.

Tinta Warna Canon (60 ml per warna): Sekitar Rp 85.000 – Rp 100.000 per warna. Jika menggunakan set 3 warna, misal 3 x Rp 90.000 = Rp 270.000. Biaya per halaman warna = (Rp 270.000 / 3.200 halaman) = ~ Rp 84 per halaman warna.

Tinta Hitam HP (135 ml): Sekitar Rp 130.000 – Rp 160.000. Biaya per halaman = (Rp 145.000 / 6.000 halaman) = ~ Rp 24 per halaman.

Tinta Warna HP (80 ml per warna): Sekitar Rp 95.000 – Rp 120.000 per warna. Jika menggunakan set 3 warna, misal 3 x Rp 105.000 = Rp 315.000. Biaya per halaman warna = (Rp 315.000 / 8.000 halaman) = ~ Rp 39 per halaman warna.

Perbandingan: Dibandingkan dengan printer kartrid konvensional yang biaya per halaman hitam bisa mencapai Rp 150 – Rp 500 dan warna Rp 300 – Rp 1000+, printer infus jelas jauh lebih hemat. Epson dan Canon umumnya menawarkan biaya cetak terendah, terutama untuk cetak warna.

Jenis Tinta

Printer infus umumnya menggunakan tinta berbasis air (water-based ink) atau pigmen (pigment-based ink) untuk warna hitam. Tinta berbasis air menghasilkan warna yang cerah dan konsisten, cocok untuk cetak foto dan grafis. Tinta pigmen untuk hitam lebih tahan luntur dan air, cocok untuk dokumen teks yang sering dipegang.

Tinta Original: Memberikan kualitas terbaik, warna akurat, dan garansi printer tetap berlaku. Sangat direkomendasikan untuk menjaga performa printer.

Tinta Pihak Ketiga (Compatible/Third-party Ink): Lebih murah, namun berisiko menurunkan kualitas cetak, menyumbat head printer, atau membatalkan garansi. Jika memilih tinta pihak ketiga, pastikan kualitasnya terjamin dan direkomendasikan untuk model printer Anda.

Perbandingan Jenis Printer (Fokus pada Printer Infus)

Dalam konteks printer infus di bawah 1 juta, kita akan fokus pada jenis-jenis utama yang mendominasi pasar, namun perlu diingat ada variasi lain seperti printer modifikasi.

Jenis PrinterKelebihanKekuranganCocok Untuk
Printer Ink Tank (Infus Pabrikan)(Contoh: Epson L series, Canon G series, HP Ink Tank, Brother T series)– Biaya cetak per halaman sangat rendah.- Kualitas cetak umumnya baik hingga sangat baik (tergantung merek/model).- Teknologi tangki tinta terintegrasi pabrikan, lebih aman dan stabil.- Garansi resmi pabrikan tersedia.- Ketersediaan tinta original terjamin.– Harga beli awal cenderung lebih tinggi dibandingkan printer kartrid.- Kecepatan cetak teks hitam pada beberapa model standar.- Tidak semua model di bawah 1 juta sudah multifungsi.Pengguna rumahan, pelajar, mahasiswa, kantor rumah (home office) skala kecil, bisnis UMKM yang mencetak dokumen dalam jumlah lumayan, serta siapa saja yang memprioritaskan efisiensi biaya jangka panjang.
Printer Modifikasi Infus (Non-Pabrikan)(Contoh: Printer kartrid lama yang dirombak menjadi infus)– Harga beli awal sangat murah (jika printer bekas).- Biaya cetak per halaman sangat rendah (sama seperti printer infus pabrikan).– Kualitas hasil cetak bisa bervariasi, terkadang tidak optimal.- Risiko kebocoran tinta atau kerusakan head printer lebih tinggi.- Garansi biasanya tidak ada atau sangat terbatas.- Ketersediaan suku cadang dan dukungan teknis sulit.Pengguna dengan anggaran sangat ketat, untuk kebutuhan cetak sangat dasar dan tidak kritis, serta individu yang paham risiko dan bersedia melakukan perawatan ekstra.

Penjelasan Tambahan:

Printer Ink Tank Pabrikan: Ini adalah pilihan paling aman dan direkomendasikan. Produsen printer besar telah merancang sistem infus mereka dengan presisi untuk memastikan kualitas cetak yang optimal dan umur pakai yang panjang. Garansi resmi memberikan ketenangan pikiran.

Printer Modifikasi Infus: Printer jenis ini umumnya adalah printer kartrid bekas yang kemudian dipasangi sistem infus oleh pihak ketiga. Meskipun biayanya bisa sangat murah di awal, risikonya lebih besar. Kebocoran tinta, kualitas cetak yang menurun, dan potensi kerusakan komponen printer adalah hal yang perlu diwaspadai. Jika memilih opsi ini, pastikan Anda mendapatkan dari penjual yang terpercaya dan menawarkan garansi (meskipun terbatas).

Tips Memilih Printer yang Tepat

Memilih printer infus di bawah 1 juta Rupiah memang ada tantangannya, namun dengan beberapa tips ini, Anda bisa menemukan yang paling sesuai:

Tentukan Kebutuhan Utama: Apakah Anda lebih sering mencetak dokumen teks hitam-putih, materi berwarna, foto, atau membutuhkan fungsi scan dan copy juga? Jika butuh multifungsi, cari model seperti Epson L3210, Canon G2020, HP Smart Tank 515, atau Brother DCP-T420W (meskipun ini mungkin agak di atas budget jika tidak promo).

Perhatikan Resolusi Cetak: Untuk dokumen teks, resolusi standar (misal 600 x 600 dpi) sudah cukup. Namun, jika Anda sering mencetak grafis atau foto, carilah resolusi yang lebih tinggi (misal 4800 x 1200 dpi atau lebih).

Cek Kecepatan Cetak: Kecepatan cetak (ppm/ipm) penting jika Anda mencetak dalam jumlah besar dan membutuhkan efisiensi waktu. Perhatikan standar ISO untuk perbandingan yang lebih akurat.

Pertimbangkan Konektivitas: Apakah Anda memerlukan koneksi USB saja, atau menginginkan kemudahan Wi-Fi untuk mencetak dari berbagai perangkat tanpa kabel?

Baca Review Pengguna: Cari ulasan dari pengguna lain mengenai model yang Anda incar. Perhatikan pengalaman mereka terkait kualitas cetak, keawetan, dan kemudahan penggunaan.

Bandingkan Biaya Tinta: Meskipun semua printer infus hemat, tetap ada perbedaan. Cek harga tinta original per botol dan estimasi halaman cetaknya untuk menghitung biaya per halaman yang paling ekonomis sesuai kebutuhan Anda.

Perhatikan Garansi dan Dukungan: Printer infus pabrikan biasanya menawarkan garansi resmi. Pastikan Anda memahami cakupan dan durasi garansinya. Untuk printer modifikasi, garansi sangat terbatas, jadi pertimbangkan risiko ini.

Cari Promo: Harga di bawah 1 juta untuk beberapa model printer multifungsi atau yang sedikit di atas rata-rata seringkali bisa didapatkan saat ada promo khusus di toko elektronik atau marketplace.

Tips Agar Printer Lebih Awet

Agar printer infus Anda berumur panjang dan performanya tetap optimal, ikuti tips perawatan berikut:

1.Gunakan Tinta Original: Ini adalah cara terbaik untuk menjaga kualitas cetak dan mencegah kerusakan head printer.
2.Nyalakan Printer Secara Berkala: Nyalakan printer minimal seminggu sekali, bahkan jika tidak mencetak. Proses startup printer biasanya melakukan pembersihan nozzle otomatis yang mencegah tinta mengering.
3.Cetak Secara Berkala: Usahakan untuk mencetak setidaknya beberapa halaman setiap minggu, terutama dokumen berwarna. Ini membantu sirkulasi tinta dan menjaga head printer tetap lancar.
4.Hindari Paparan Panas dan Debu: Letakkan printer di tempat yang sejuk, kering, dan bersih. Debu dapat menyumbat komponen printer.
5,Isi Ulang Tinta dengan Benar: Pastikan Anda mengisi ulang tinta dengan hati-hati, jangan sampai tumpah ke area mekanis printer. Gunakan corong yang sesuai jika diperlukan.
6.Melakukan Cleaning Head Secara Berkala (jika perlu): Jika hasil cetak mulai belang atau ada garis-garis, jalankan fungsi ‘Head Cleaning’ melalui software printer. Lakukan ini tidak terlalu sering agar tidak menghabiskan banyak tinta.
7.Perhatikan Indikator Tinta: Jangan biarkan tangki tinta kosong dalam waktu lama, segera isi ulang saat tinta mulai menipis.

Matikan Printer dengan Benar: Selalu matikan printer menggunakan tombol power yang tersedia, jangan langsung mencabut kabel listrik. Ini memungkinkan printer melakukan proses parkir head yang aman.

FAQ Seputar Printer Infus Dibawah 1 Juta

Q: Apakah printer infus di bawah 1 juta bagus?
A: Cukup baik untuk rumahan/kantor kecil, terutama dari merek resmi. Versi modifikasi biasanya kualitasnya lebih standar.

Q: Apa beda infus pabrikan dan modifikasi?
A: Pabrikan punya tangki bawaan + garansi resmi, sedangkan modifikasi dari pihak ketiga dan lebih berisiko.

Q: Apakah tinta infus cepat kering?
A: Bisa kalau jarang dipakai, jadi sebaiknya cetak rutin.

Q: Berapa umur pakainya?
A: Umumnya 3–5 tahun (pabrikan), tergantung pemakaian.

Q: Bisa cetak foto?
A: Bisa, bahkan cukup bagus untuk beberapa model.

Q: Harus pakai tinta original?
A: Disarankan agar awet dan kualitas tetap bagus.

Q: Tips beli printer infus bekas?
A: Cek kondisi, tes cetak, dan tanyakan riwayat serta garansi.

Kesimpulan

Memiliki printer infus berkualitas dengan harga dibawah 1 juta Rupiah di Indonesia bukan lagi mimpi di tahun 2026.

Pilihan printer seperti Epson EcoTank L121/L3210, Canon PIXMA G1020/G2020, dan HP Ink Tank 115/Smart Tank 515 menawarkan solusi pencetakan yang hemat biaya operasional jangka panjang, kualitas yang baik, dan teknologi yang semakin mumpuni.

Bagi Anda yang memiliki anggaran sangat ketat, printer dari merk lokal atau bahkan printer bekas yang dimodifikasi infus bisa menjadi pilihan, namun perlu diingat risiko yang menyertainya.

Baca Juga:  15 Printer a3 Terbaik untuk Kantor, Wajib Punya!