Cara Mudah Memperbaiki Kode Error Canon E16

Diposting pada

Bagi para pengguna printer di Indonesia, khususnya merk Canon seri Pixma, munculnya kode error di layar komputer atau indikator lampu yang berkedip seringkali menjadi momen yang membingungkan. 

Salah satu masalah yang paling sering ditemui adalah Kode Error Canon E16. Secara teknis, kode ini muncul ketika printer mendeteksi bahwa tinta di dalam cartridge telah habis atau tingkat tinta tidak dapat dideteksi dengan akurat.

Apa Penyebab Masalah Printer Ini Terjadi?

Kode Error Canon E16

Memahami akar permasalahan adalah langkah pertama dalam perbaikan. Kode E16 tidak muncul tanpa alasan. Berikut adalah tabel ringkasan mengenai masalah dan penyebab umum yang memicu munculnya kode tersebut pada printer Canon Anda.

Masalah PrinterPenyebab Umum
Indikator E16 di Layar LEDCartridge tinta (hitam atau warna) dianggap kosong oleh sistem printer.
Ink Level Not DetectedChip pada cartridge kotor atau mengalami kegagalan komunikasi dengan sensor printer.
Gagal Mencetak Setelah RefillSistem printer belum di-reset setelah pengisian ulang tinta secara manual.

Ciri-Ciri atau Tanda Printer Mengalami Error

Printer yang mengalami error E16 memberikan sinyal yang cukup jelas, baik secara visual pada perangkat printer itu sendiri maupun melalui notifikasi di layar monitor komputer yang terhubung. Mengenali tanda-tanda ini membantu Anda memastikan bahwa masalahnya memang berada pada level tinta, bukan pada mekanik printer lainnya.

GejalaPenjelasan
Lampu Alarm BerkedipLampu indikator berwarna oranye/kuning berkedip secara bergantian atau berulang sebanyak 16 kali.
Pesan di PC: “The ink has run out”Muncul kotak dialog di layar komputer yang menyatakan tinta telah habis dan proses cetak terhenti.
Kode E -> 1 -> 6Layar LED kecil pada printer menunjukkan angka 1 dan 6 secara bergantian setelah huruf E.

Alat atau Persiapan yang Perlu Disiapkan

Sebelum melakukan perbaikan, pastikan Anda telah menyiapkan beberapa hal sederhana untuk memastikan proses berjalan lancar. Anda tidak memerlukan alat pertukangan yang rumit untuk masalah ini.

  • Tinta Refill (Opsional): Jika cartridge memang benar-benar kosong, pastikan Anda sudah mengisinya terlebih dahulu sebelum melakukan prosedur reset.
  • Tisu Kering: Digunakan untuk membersihkan bagian bawah cartridge atau chip jika terdapat cipratan tinta yang menghalangi koneksi elektrik.
  • Cairan Pembersih/Alkohol 70%: Sedikit alkohol pada tisu dapat membantu membersihkan pin kuningan di dalam printer yang bersentuhan dengan chip cartridge.
  • Kertas Kosong: Siapkan beberapa lembar kertas di baki printer untuk melakukan uji cetak setelah perbaikan selesai.

Cara Mengatasi Masalah Printer

Cara yang paling efektif dan umum digunakan untuk mengatasi kode error E16 pada printer Canon adalah dengan melakukan metode “Bypass Ink Level”. Metode ini memerintahkan printer untuk mengabaikan peringatan tinta habis dan melanjutkan proses pencetakan. Berikut adalah langkah-langkah detailnya:

  1. Pastikan printer dalam keadaan menyala dan menunjukkan kode error E16 pada layarnya.
  2. Lihat pada panel kontrol printer Anda. Cari tombol Stop/Reset atau tombol Resume (biasanya berlambang lingkaran dengan segitiga terbalik di dalamnya).
  3. Tekan dan tahan tombol Stop/Reset tersebut selama kurang lebih 5 hingga 10 detik tanpa dilepas.
  4. Perhatikan layar printer atau lampu alarm. Jika lampu berhenti berkedip atau printer mulai mengeluarkan suara inisialisasi mekanik (seperti sedang memproses sesuatu), lepaskan tombol tersebut.
  5. Jika error muncul kembali untuk cartridge kedua (misalnya sebelumnya untuk hitam, sekarang untuk warna), ulangi langkah menahan tombol Stop/Reset selama 10 detik sekali lagi.
  6. Printer akan secara otomatis melanjutkan proses cetak yang tertunda.

Catatan: Melakukan langkah ini berarti Anda setuju untuk menonaktifkan fungsi pemantauan level tinta untuk cartridge tersebut secara permanen hingga cartridge diganti dengan yang baru (original).

Cara Reset Printer Setelah Perbaikan

Jika langkah di atas belum membuahkan hasil yang maksimal, Anda mungkin perlu melakukan reset yang lebih menyeluruh pada sistem printer untuk menyegarkan memori internalnya. Cara ini sering disebut dengan hard reset manual.

  1. Matikan printer tanpa mencabut kabel power dari stop kontak.
  2. Tekan dan tahan tombol Stop/Reset, lalu tekan dan tahan tombol Power secara bersamaan.
  3. Sambil tetap menahan tombol Power, lepaskan tombol Stop/Reset, lalu tekan tombol Stop/Reset sebanyak 5 kali.
  4. Lepaskan kedua tombol secara bersamaan. Printer akan melakukan inisialisasi dan masuk ke mode servis (layar mungkin akan blank atau menunjukkan angka nol).
  5. Matikan kembali printer Anda, lalu nyalakan seperti biasa. Langkah ini biasanya akan membersihkan status error yang tertahan di memori printer.

Penyebab Masalah Printer Sering Terjadi

Masalah error E16 bukanlah kejadian sekali seumur hidup. Hal ini bisa terjadi berulang kali jika pola penggunaan printer tidak diperhatikan. Berikut adalah alasan mengapa printer Anda sering mengalami kendala serupa:

PenyebabPenjelasan
Penggunaan Cartridge RefillSistem Canon dirancang untuk mendeteksi cartridge baru. Cartridge yang diisi ulang tetap memiliki chip dengan status “kosong”.
Chip Cartridge KotorDebu atau sisa tinta pada chip kuningan menghalangi pembacaan level tinta secara akurat oleh printer.
Frekuensi Cetak Terlalu TinggiPenggunaan terus menerus tanpa henti mempercepat penurunan level tinta dalam logika counter chip.

Tips Agar Printer Tidak Mengalami Masalah Lagi

Mencegah tentu lebih baik daripada memperbaiki. Agar printer Canon Anda lebih awet dan jarang terkena kode error E16, berikut adalah beberapa tips praktis yang bisa Anda terapkan di rumah atau kantor:

  • Gunakan Cartridge Original: Meskipun lebih mahal, cartridge original memiliki chip baru yang akan mereset indikator tinta secara otomatis menjadi penuh tanpa perlu melakukan bypass manual.
  • Jangan Biarkan Tinta Benar-benar Habis: Jika Anda menggunakan sistem refill, isi ulang tinta segera setelah hasil cetakan mulai pudar. Mencetak dengan cartridge kosong dapat merusak sensor chip dan menyebabkan error permanen.
  • Bersihkan Konektor Chip Secara Berkala: Setiap kali mengganti atau mengisi tinta, bersihkan bagian kuningan chip dengan tisu kering atau sedikit alkohol untuk memastikan koneksi elektrik tetap stabil.
  • Lakukan Maintenance Rutin: Gunakan fitur Cleaning atau Deep Cleaning dari software driver printer di komputer secara berkala untuk menjaga aliran tinta tetap lancar.
  • Matikan Printer dengan Benar: Selalu gunakan tombol Power untuk mematikan printer agar posisi cartridge kembali ke tempat parkir (home position) dengan aman, yang melindungi chip dan head dari kekeringan.

FAQ Seputar Masalah Printer

1. Apakah aman melakukan bypass error E16 dengan menekan tombol Stop/Reset?
Ya, secara mekanis aman. Namun, Anda harus memantau secara manual volume tinta di dalam cartridge agar tidak benar-benar kering yang dapat merusak nozzle printer.

2. Mengapa printer tetap menunjukkan error E16 padahal tinta baru saja saya isi?
Printer tidak memiliki sensor fisik untuk melihat isi tinta di dalam busa cartridge. Printer hanya membaca data dari chip. Jika chip tersebut sudah pernah terbaca habis, Anda harus melakukan reset manual seperti panduan di atas.

3. Berapa kali saya bisa melakukan reset E16 pada satu cartridge?
Anda bisa melakukannya berkali-kali selama chip cartridge tidak rusak secara elektrik dan busa di dalamnya masih mampu menyerap tinta dengan baik.

Kesimpulan

Menghadapi kode error Canon E16 tidak perlu membuat Anda panik atau langsung membawa printer ke tempat servis. Dengan memahami bahwa error ini hanyalah masalah peringatan level tinta pada sistem chip, Anda bisa mengatasinya sendiri di rumah dengan metode penekanan tombol Stop/Reset selama 10 detik.

Solusi ini sangat efektif untuk menghemat waktu dan biaya, terutama bagi pengguna yang sering melakukan pengisian tinta secara mandiri. 

Tetaplah berhati-hati dalam menjaga kebersihan cartridge dan pastikan printer dirawat secara rutin agar kinerjanya tetap optimal untuk kebutuhan cetak sehari-hari di Indonesia.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Printer Epson untuk Cetak Sticker, Terbaik!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *